Berita >> Posyandu ILP Pos 3 Malasan Sabet Penghargaan Pelaksanaan ILP Terbaik pada HKN ke-61
Posyandu ILP Pos 3 Malasan Sabet Penghargaan Pelaksanaan ILP Terbaik pada HKN ke-61
Durenan– Dalam puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang jatuh pada tanggal 15 November 2025, Dinas Kesehatan PPKB Kab. Trenggalek menganugerahkan penghargaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Terbaik Tingkat Kabupaten. Penghargaan bergengsi ini berhasil diraih oleh Posyandu ILP Pos 3 Malasan dari Desa Malasan, Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek, yang dinilai unggul dalam mengimplementasikan konsep ILP secara menyeluruh dan inovatif. Posyandu ILP Pos 3 Malasan dianggap sukses mentransformasi layanan kesehatan di tingkat desa, menjadikannya pusat kesehatan yang mampu melayani seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari pemeriksaan ibu hamil, tumbuh kembang balita, kesehatan remaja, hingga skrining penyakit tidak menular (PTM) untuk lansia.
Posyandu ILP Pos 3 Malasan menonjol berkat inovasi layanannya yang terintegrasi, termasuk adanya Koprasi simpan pinjam yang digunakan dalam mendukung UMKM ibu balita di wilayah posyandu tersebut, adanya Jimpitan beras setiap panen raya masyarakat mendukung dalam bentuk beras yang dikumpulkan kader dan hasilnya di gunakan dalam pelaksanaan posyandu, pemenuhan makanan tambahan (PMT) Penyuluhan di berikan kepada sasaran balita sesuai menu isi piringku dengan prosentase 80% protein hewani, pada sasaran usia produktif dan lansia diberikan sayur dan buah di tambah protein nabati sesuai dengan pedoman GERMAS. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh oleh pemerintah desa Malasan, dikarenakan perangkat Desa memonitoring langsung dalam pelaksanaan posyandu ILP di desa Malasan. Kepala Puskesmas Durenan, dr. Singgih Wahyudi Priyo Utomo, dalam sambutannya menekankan bahwa Posyandu ILP adalah kunci dalam memperkuat fondasi layanan kesehatan primer di Indonesia, sejalan dengan tema HKN ke-61 tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Keberhasilan Posyandu ILP Pos 3 Malasan diharapkan menjadi inspirasi bagi ribuan Posyandu lain di seluruh Wilayah kerja Puskesmas Durenan.
Penghargaan ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi erat antara kader Posyandu, Puskesmas Durenan, Pemerintah Desa Malasan, serta partisipasi aktif masyarakat. Kepala Desa Malasan, Bapak Sutrisno, menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya kepada para kader yang tanpa lelah mendedikasikan waktu mereka. Ia menambahkan bahwa transformasi menjadi Posyandu ILP tidak hanya meningkatkan status kesehatan, tetapi juga mempererat gotong royong dan rasa kepemilikan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan mereka. Dana desa juga dialokasikan secara spesifik untuk mendukung program Posyandu ILP, termasuk penyediaan alat ukur kesehatan dan sarana edukasi.
Pemberian penghargaan Posyandu ILP Terbaik ini menjadi penutup rangkaian acara HKN ke-61 yang telah berlangsung selama satu bulan. Dinas Kesehatan PPKB kabupaten Trenggalek berharap momentum ini dapat memicu akselerasi implementasi ILP di seluruh wilayah, memastikan setiap individu—terutama generasi muda—memperoleh akses ke layanan promotif dan preventif terbaik sejak dini. Dengan adanya Posyandu ILP yang kuat dan berdaya saing, cita-cita untuk mewujudkan “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” di Indonesia diyakini akan tercapai, menjadikan kesehatan sebagai modal utama pembangunan bangsa.
Redaksi,- Promkes PKM Durenan
Kesehatan